Meningkatkan Fungsi Kognitif Orang Dengan Gangguan Jiwa Melalui Permainan Asah Otak Stimulasi Kognitif Di Puskesmas Trosobo
DOI:
https://doi.org/10.55784/jompaabdi.Vol1.Iss2.76Keywords:
ODGJ, Permainan, Tebak warna, Gangguan jiwaAbstract
Masalah mental atau gangguan jiwa merupakan paling banyak yang dihadapi oleh balita hingga lansia sehingga penanganan dan perhatian dilakukan lebih ekstra. Sehingga tujuan dari kegiatan ini yaitu menangani pasien ODGJ di Puskesmas Trosobo. Metode dilakukan secara demonstrasi pemberian permainan tebak warna dan melakukan menyanyi bersama dengan jumlah 50 pasien. Hasil diperoleh sebanyak 60% pasien ODGJ memahami instruksi yang diberikan, 50% pasien ODGJ dapat menjawab dengan baik, dan 80% pasien ODGJ melakukan menyanyi bersama.
References
Hermiati, D., & Harahap, R. M. (2018). Faktor yang Berhubungan dengan Kasus Skizofrenia. Jurnal Keperawatan Silampari, 1(2), 78–92.
Yaman, S. W., & Ridfah, A. (2022). Pemberian Terapi Musik Sebagai Media Penyaluran Emosi Bagi Pasien Jiwa Rawat Inap Di RSKD Dadi Makassar. Joong-Ki: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 200–203.
Yani, A. L., Ghofar, A., & Wididatie, W. (2018). Kelompok Orang dengan Gangguan Jiwa di Desa Bongkot. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 3(2), 300–306.
Zulfah, M. A., Aisa, A., & Sa’adah, R. A. (2020). Penyuluhan tentang Permainan Asah Otak bagi ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) di Desa Brodot Jombang. Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 7–10.









