Edukasi Masyarakat Tentang Status IUCN Red List Sumberdaya Perikanan Dan Mamalia Laut Sebagai Upaya Konservasi Pada Praktik Lapangan Konservasi Sumberdaya Kelautan Kabupaten Banyuasin

Authors

  • Fitri Agustriani Universitas Sriwijaya
  • Fauziyah Fauziyah Universitas Sriwijaya
  • Ellis Nurjuliasti Ningsih Universitas Sriwijaya
  • Rezi Apri Universitas Sriwijaya
  • Hartoni Hartoni Universitas Sriwijaya
  • Indra Yustian Universitas Sriwijaya
  • Dwi Puspa Indriani Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v2i1.329

Keywords:

Desa Sungsang, Evaluasi, IUCN red list, Sumberdaya perikanan, Mamalia laut

Abstract

Kabupeten Banyuasin memiliki ekosistem mangrove terluas di Sumatera Selatan dan merupakan sentra perikanan tangkap tertinggi. Desa Sungsang merupakan salah satu desa pesisir yang ada di Kabupaten Banyuasin dimana sebagian besar masyarakat di daerah ini memiliki mata pencarian sebagai nelayan. Kegiatan pengabdian terintegrasi ini melibatkan mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan UNSRI dalam mata kuliah Konservasi Sumberdaya Kelautan dan Siswa SMUN 1 Banyuasin 2 dan nelayan sebagai khalayak sasaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMUN 1 dan nelayan Banyuasin II di Desa Sungsang Kabupaten Banyuasin tentang jenis-jenis sumberdaya perikanan dan mamalia laut di perairan Banyuasin serta memberikan keterampilan pendampingan wawancara ke nelayan. Metode yang digunakan meliputi kuliah, praktikum di laboratorium dan praktek lapangan serta pendampingan. Hasil evaluasi pre test dan post test menunjukkan hasil sebelum diberikan materi tentang nilai konservasi sumberdaya laut dan pendampingan kepada siswa hanya 33 % (10 siswa) yang mendapatkan skor 100.  Namun, peningkatan skor 100 menjadi 90 % (27 siswa) setelah diberikan materi dan pendampingan. Artinya siswa yang memahami materi pengabdian ini meningkat 57% (17 orang) dan tidak ada siswa yang mendapatkan skor 50 dan 25.

References

Arthington, A. H., Dulvy, N. K., Gladstone, W., & Winfield, I. J. (2016). Fish conservation in freshwater and marine realms: status, threats and management. Aquatic Conservation: Marine and Freshwater Ecosystems, 26(5), 838-857.

Balai Taman Nasional Berbak Sembilang, (2020). Rencana Pengelolaan Jangka Panjang Taman Nasional Sembilang Tahun 2020-2029, 1689–1699.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. (2021). https://sumsel.bps.go.id/subject/151/iklim.html/. [09 Maret 2021]

Dharmadi, Fahmi, and White, W.T., (2015). Species composition and aspects of the biology of Orectolobiformes from Indonesian waters. Journal of Fish Biology, 86(2), 484–492.

IUCN Red List. (2022). Status Chiloscyllium punctatum. https://www.iucnredlist.org/search?query=Chiloscyllium%20punctatum&searchType=species [28 Maret 2022].

Downloads

Published

2023-03-01