Dari Limbah Menjadi Berkualitas: Program Pelatihan Pembuatan Kompos Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Di Meruya Utara
DOI:
https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v5i1.2634Keywords:
Ekonomi, Kompos, Limbah, Pelatihan, SampahAbstract
Program pelatihan pembuatan kompos di Kelurahan Meruya Utara dilaksanakan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi meningkatnya volume sampah daun, belum adanya tata cara pengelolaan limbah organik, rendahnya kondisi ekonomi masyarakat, serta munculnya binatang melata akibat tumpukan sampah. Melalui pendekatan berbasis komunitas, kegiatan ini dirancang dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan mencakup manajemen rantai pasok sampah, penggunaan alat pencacah daun, teknik pembuatan kompos, serta pelatihan desain label, kemasan ramah lingkungan, dan strategi penetapan harga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik, berkurangnya volume sampah, serta terciptanya produk pupuk kompos berkualitas yang memiliki nilai ekonomi. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG 11 dan SDG 12) serta mendukung pemberdayaan ekonomi rakyat kecil. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan, diharapkan keberhasilan program dapat dipertahankan dan dikembangkan ke wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa.
References
Asosiasi Petani Organik Indonesia. (2024). Laporan Pasar Pupuk Organik. https://aoi.ngo/
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Sosial Ekonomi Penduduk DKI Jakarta. https://jakarta.bps.go.id/id
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik potensi wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat. https://jakbarkota.bps.go.id/
Badan Pusat Statistik DKI Jakarta. (2023). Statistik Sosial Ekonomi Penduduk DKI Jakarta. Https://Jakarta.Bps.Go.Id/. https://jakarta.bps.go.id/
BPK RI. (2023). PP No. 21 Tahun 2012. https://peraturan.bpk.go.id/Details/39067/uu-no-18-tahun-2008
Elga Hikari, P. (2019). Lahan Kosong di Kembangan Jadi Lokasi Ilegal Pembuangan Sampah Warga Jakarta dan Tangerang. TribunJakarta.Com. https://jakarta.tribunnews.com/2019/08/20/lahan-kosong-di-kembangan-jadi-lokasi-ilegal-pembuangan-sampah-warga-jakarta-dan-tangerang
GoodStats. (2024). Kementerian LH Larang Impor Sampah Pada 2025: Berikut Data Sampah Indonesia. https://goodstats.id/article/klh-mulai-larang-impor-sampah-tahun-2025-berikut-data-sampah-indonesia-nsRQl
Setiawan, A. (2023). Viral Nenek Suliwati Hidup di Atas Tumpukan Sampah Banyak Belatung dan Tikus Selama Puluhan Tahun. Https://Www.Viva.Co.Id/. https://www.viva.co.id/trending/1591142-viral-nenek-suliwati-hidup-di-atas-tumpukan-sampah-banyak-belatung-dan-tikus-selama-puluhan-tahun
Simanjuntak, M. (2015). TPS di Jl Meruya Utara Diminta Ditutup. Https://M.Beritajakarta.Id/. https://m.beritajakarta.id/read/10408/TPS di Jl Meruya Utara Diminta Ditutup
SIPSN. (2024). SIPSN Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Https://Sipsn.Menlhk.Go.Id/. https://sipsn.menlhk.go.id/.









