Edukasi dan Pemberdayaan Remaja Putri dalam Penanganan Dismenorea di SMAN 1 Sukadana Lampung Timur Tahun 2025

Authors

  • Indah Trianingsih Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang
  • Marlina Marlina Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang
  • Yusari Asih Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang
  • Nelly Indrasari Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang
  • Roslina Roslina Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v5i1.1946

Keywords:

Dismenorea, Penanganan, Remaja putri

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi penting dari anak-anak menuju dewasa dimana salah satu perubahan penting pada remaja putri adalah terjadinya menstruasi (haid). Namun, tidak sedikit remaja yang mengalami keluhan saat menstruasi, seperti dismenorea atau nyeri haid, yang dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, bahkan kualitas hidup sehari-hari. Menurut WHO (2020), 90% wanita mengalami dismenorea, 10-16% diantaranya menderita dismenorea parah. Menurut BRIN (2024), angka kejadian dismenorea pada wanita usia produktif berkisar antara 45%-95% dengan prevalensi 60%-75% pada remaja. Berdasarkan pra survey di SMAN 1 Sukadana Lampung Timur dari 10 siswi, hanya 4 siswi yang mengetahui cara penanganan dismenorea. Oleh karena itu tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada siswi kelas X di SMAN 1 Sukadana mengenai menstruasi, dismenorea dan  penanganannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan telah dilaksanankan hari kamis tanggal 12 Juni 2025 di SMAN 1 Sukadana Lampung Timur dengan dihadiri 40 siswi. Hasil yang didapat adalah meningkatnya pengetahuan remaja putri  mengenai menstruasi, dismenorea dan  penanganannya sebesar 12,5% dimana sebelum diberikan edukasi terbanyak pada tingkat pengetahuan kurang dengan jumlah jawaban benar < 50% sebanyak 26 remaja (65%). Setelah diberikan edukasi meningkat terbanyak pada tingkat pengetahuan baik dengan jumlah jawaban bernar >50% sebanyak 31 remaja (77,5%). Diharapkan dengan kegiatan ini para remaja putri khususnya siswi kelas X SMAN 1 Lampung timur dapat meningkat pengetahuannya mengenai dismenorea dan dapat memberdayakan diri dalam menangani dismenorea sehingga tidak mengganggu aktifitas termasuk proses belajar di sekolah.

References

Adzkia, M., & Kartika, I. R. (2020). Hipnoterapi Untuk Menurunkan Nyeri Dismenore : Tinjauan Pustaka. REAL in Nursing Journal, 3(2), 115.

Ariyanti, L., dkk (2024). Dismenore dan Praktik Kebersihan Menstruasi pada Remaja Wanita. Gaster: Jurnal Ilmu Kesehatan Sri

Bella, Dkk (2025). Hubungan aktivitas fisik dan tingkat stres dengan kejadian nyeri haid (dismenore) pada mahasiswiinstitut citra internasional tahun 2024. Jurnal kesehatan tambusai. 6(1)

Ferries-Rowe, E., et-al (2020). Primary Dysmenorrhea: Diagnosis and Therapy. Obstetrics and Gynecology, 136(5), 1047–1058. https://doi.org/10.1097/AOG.0000000000004096

Fitria, L., dkk. (2021). Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Peppermint Terhadap Skala Nyeri Haid Pada Remaja Putri. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 16(3), 614–619..

Guimarães, I., & Póvoa, A. M. (2020). Primary Dysmenorrhea: Assessment and Treatment. Revista Brasileira de Ginecologia e Obstetrícia, 42(8), 501–507. https://doi.org/10.1055/s-0040-1712131

Haerani, Dillah, dkk (2020). Deskripsi Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dismenore Di Kelurahan Benjala Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, 2(2), 81–90.

Kementerian kesehatan ri. (2022). Laporan nasional riset kesehatan dasar (riskesdas) 2022. Https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/laporan-hasil-survei/

Nisa et al, (2025) Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Dismenorea dan Sikap Terhadap Penanganan Dismenorea Pada Siswi di Kabupaten Garut. Midwifery Health Journal (STIKES Keluarga Bunda Jambi). Volume 10 No 1

Reeder, M. F., et al.,(2020) Maternity NursingMaternity Nursing: Family, Newborn, and Women's Health Care. Wollwts Kluwer, Philadelphia, Amerika Serikat, Edisi 20

Setiarto et al., (2021). Penanganan Virus HIV/AIDS. Yogyakarta: Cv. Budi Utama

Sri & Rizki, (2023). Hubungan Status Gizi Dengan Terjadinya Dismenore Primer Pada Siswi Kelas VIII SMP Negeri 17 Kota Bandar Lampung Tahun 2021, JUrnal Bidan Mandira Cendikia Volume 2 No 1

WHO. (2020). Physical activity. https://www.who.int/news-room/factsheets/detail/physicalactivity

WHO. (2023). Anaemia. World Health Organization. Diakses dari https://www.who.int

https://brin.go.id/news/120343/indonesia-miliki-280000-hattra-dari-1086-etnis-untuk-atasi-dismenore.

Downloads

Published

2026-03-31

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.