Manajemen Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Blanded Learning Di MAN Demak

Authors

  • Ayeb Rosidi Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (UNDARIS)

DOI:

https://doi.org/10.55784/jupeis.Vol1.Iss2.39

Keywords:

Manajemen pembelajaran, Blended learning

Abstract

Penyebaran virus corona virus disease (covid)-19 yang terjadi di Indonesia pada khususnya telah merubah semua tatanan kehidupan masyarakat, tidak terkecuali dunia pendidikan. Hal ini berakibat pada kebijakan pendidikan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Pada masa pandemi Covid-19 atau yang sering disebut dengan “new normal”, memaksa pendidikan harus meninggalkan konsep pembelajaran lama yang masih mengandalkan 100% tatap muka antara guru dan siswa berpindah ke pembelajaran yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pembelajaran dengan blended learning-pun menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan agar siswa tetap bisa mendapatkan haknya dalam pendidikan.  Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara rinci bagaimana manajemen pembelajaran pada masa pandemi covid-19 berbasis blended learning di MAN Demak. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, madrasah merumuskan kurikulum khusus yang disesuaikan dengan model pembelajaran  blended learning di masa Pandemi Covid-19, penyusunan RPP oleh masing-masing guru dan didukung oleh sarana dan prasana belajar yang memadai. Pada tahap pelaksanaan, MAN Demak menerapkan sistem shift, siswa yang nomor presensi ganjil masuk dan belajar secara luring di tanggal  ganjil sementara siswa yang nomor presensi genap mengikuti pembelajaran daring. Sebaliknya siswa dengan nomor presensi genap masuk dan belajar luring di tanggal genap, dan siswa ganjil mengikuti pembelajaran daring. Pada tahap evaluasi, Madrasah melaksanakan evaluasi secara tatap muka/luring dan online/daring melalui e-learning dan google form.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriani, Y., Asrin, Fahrudin, & Muhaimi, L. (2021). Manajemen Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 di SD IT Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(2), 271–277.

Budiwibowo, Satrijo (2018). Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Danim, Sudarwan. (2008). Kinerja Staf dan Organisasi Perspektif Pendidikan, Pelatihan, Pengembangan dan kewidyaiswaraan Berbasis Kinerja. Bandung: Pustaka Setia.

Hasbullah, H. (2014). Blended Learning, Trend Strategi Pembelajaran Matematika Masa Depan. Jurnal Formatif, 4(1), 65–70. https://doi.org/http:// dx.doi.org/10.30998/ formatif.v4i1.140.

Manullang. (2009). Dasar Dasar Manajemen. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Miles, M.B & Huberman A.M. (1984). Analisis Data Kualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. 1992. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Mulyasa, E. (2003). Menjadi Guru Profesional; Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan, Bandung: Rosda Karya.

Pane, D. N., Fikri, M. EL, & Ritonga, H. M. (2018). Manajemen Pembelajaran Pondok Pesantren (Studi Kasus Pondok Pesantren Darussalam Kemiri Barat Subah Batang) Oleh. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Rahmati, Nuraini, & Nazariati. (2020). Manajemen Pembelajaran Berbasis Blended Learning Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Di MAN Demak Aceh Utara). 19, 114–135.

Rusman (2009). Manajemen Kurikulum, Seri II. Jakarata: PT. Raja Grafindo Persada.

Sagala, Syaiful. (2009). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: CV. Rineka Cipta.

Sudjana. (2001). Metode & Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung: Falah Production.

Suprijono, Agus. (2009). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2022-03-01