Komunitas Lokal Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan: Studi Pada Desa Wisata Gili Gede, Lombok Barat

Authors

  • Latifa Dinar Rahmani Hakim Universitas Mataram
  • Lalu Wiresapta Karyadi Universitas Mataram
  • Ika Wijayanti Universitas Mataram
  • Farida Hilmi Universitas Mataram
  • Dimas Andrian Maulana Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol4.Iss2.1593

Keywords:

Komunitas lokal, Modal sosial, Pariwisata berkelanjutan

Abstract

Gili Gede merupakan salah satu wisata rekomendasi di pulau Lombok yang banyak dikunjungi oleh berbagai pengunjung baik mancanegara maupun domestik. Gili Gede mempunyai berbagai potensi yang dimiliki, namun disatu sisi pengembangan wisata dirasa belum optimal. Komunitas lokal dan stakeholder dalam hal ini memegang peran penting dalam pengembangan pariwisata di Gili Gede. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perand an kontribusi komunitas lokal dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Melalui perspektif sosiologis dengan meminjam pendekatan kualitatif fenomenologi, peneliti berusaha melihat sejauh mana peran komunitas lokal dalam pengembangan pariwisata di Desa Gili Gede. Meminjam konsep modal milik Bourdieu, ditemukan bahwa terdapat 3 modal yang berperan dalam pengembangan desa wisata; modal sosial, ekonomi dan budaya. Ketiga modal tersebut mempunyai peran penting dalam memberdayakan masyarakat khususnya komunitas lokal Gili Gede. Pemberdayaan masyarakat ini yang kemudian berhasil untuk mengembangkan desa wisata Gili Gede menjadi pariwisata unggulan. Hal ini tidak terlepas dari adanya kesadaran kolektif masyarakat dan didukung oleh beberapa pihak baik dari desa, stakeholder dan pemerintah setempat. Sinergitas diperlukan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan solusi inovatif dan adaptif dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji, R. R. (2023). Pemanfaatan Modal Budaya dalam Mendukung Pariwisata Edukasi di Desa Wisata Pentingsari. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, 5(2), 67-77. https://doi:10.20961/desa-kota.v5i2.56932.67-77.

Ariyani, N. I., Demartoto, A., & Zuber, A. (2018). Habitus pengembangan desa wisata kuwu: studi kasus desa wisata kuwu kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan. Jurnal Analisa Sosiologi, 4(2). https://doi:10.20961/jas.v4i2.17436.

Herdiansyah, H. (2014). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial.

Irianto, S., & Margaretha, R. (2011). Piil pesenggiri: Modal budaya dan strategi identitas ulun Lampung. Makara Human Behavior Studies in Asia, 15(2), 140-150. https://doi:10.7454/mssh.v15i2.1420.

Jie, Z. (2025). How does international tourism revenue affect economic development? A perspective of human capital. Economic Analysis and Policy, 86, 1546-1568. https://doi:10.1016/j.eap.2025.05.009.

Kawuryan, M. W., Fathani, A. T., Purnomo, E. P., Salsabila, L., Azmi, N. A., Setiawan, D., & Fadhlurrohman, M. I. (2022). Sustainable tourism development in Indonesia: Bibliometric review and analysis. Indonesian Journal of Geography, 54(1), 154-166. https://doi:10.22146/ijg.64657.

Kurniati, R., & Nurini, N. (2024, September). Sustainable tourism in cultural heritage areas: dualism between economy and environmental preservation. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1394, No. 1, p. 012008). IOP Publishing. https://doi:10.1088/1755-1315/1394/1/012008.

Masrun, M., & Firmansyah, M. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dalam Rangka Pengembangan Pariwisata Melalui Pengelolaan Desa Wisata Pantai Gili Gede Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Journal of Economics and Business, 5(2), 32-52. https://doi:10.29303/ekonobis.v5i2.43.

Nasir, A., Nurjana, N., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan fenomenologi dalam penelitian kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 4445-4451.

Nugraha, I. G. P. (2021). Peran Modal Sosial dalam Pengembangan Desa Wisata Serangan Denpasar Bali. Media Wisata, 19(2), 179-185. https://doi:10.36276/mws.v19i2.8.

NURUL, W. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata di desa gili gede indah kecamatan sekotong kabupaten lombok barat (Doctoral dissertation, Universitas_Muhammadiyah_Mataram).

Quaglione, D., Crociata, A., Agovino, M., & Iaia, L. (2020). Cultural capital and online purchase of tourism services. Annals of Tourism Research, 80, 102797. https://doi:10.1016/j.annals.2019.102797.

Rahmat, K. D. (2021). Konsep Pariwisata Berkelanjutan dalam Pelestarian Cagar Budaya. Jurnal Pariwisata Terapan, 5(1), 26-37.

Sukono, Herri Widiyanto, and Arseto Endro Supriyanto. (2023). Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Warisan Budaya Di Kota Surakarta. Jurnal Bengawan Solo Pusat Kajian Penelitian Dan Pengembangan Daerah Kota Surakarta 2(2):130–43. https://doi:10.58684/jbs.v2i2.60.

Sulung, Undari, and Mohamad Muspawi. 2024. “Memahami Sumber Data Penelitian : Primer, Sekunder, Dan Tersier.” Edu Research: Jurnal Penelitian Pendidikan 5(3).

Tung, N. T. T., Thu, T. N. M., San, N. D., & Ngoc, P. T. B. (2024, September). Understanding sustainable tourist behaviours of Vietnamese visitors in Ho Chi Minh City, Vietnam. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1403, No. 1, p. 012004). IOP Publishing. https://doi:10.1088/1755-1315/1403/1/012004.

Vagle, M. D. (2018). Crafting phenomenological research. Routledge.

Wibowo, S., Rusmana, O., & Zuhelfa, Z. (2017). Pengembangan ekonomi melalui sektor pariwisata. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas Dan Perjalanan, 1(2), 93-99. https://doi:10.34013/jk.v1i2.13.

Widari, D. A. D. S. (2020). Kebijakan pengembangan pariwisata berkelanjutan: Kajian teoretis dan empiris. Jurnal Kajian Dan Terapan Pariwisata, 1(1), 1-11.

Windiani, W., Rahadiantino, L., Savitri, E. D., & Susilowati, E. (2022). Peran Modal Sosial Dalam Pengembangan Wisata Berkelanjutan: Studi Kasus di Kawasan Wisata Lumbung Stroberi-Kota Batu. Jurnal Sosial Humaniora (Jsh), 15(2), 112-128.

Downloads

Published

2025-03-31