Kesulitan Belajar Siswa SD Berdasarkan Indikator Watson Pada Pembelajaran IPAS Di Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol4.Iss2.1526Keywords:
Indikator watson, IPAS, Kesulitan belajar siswa, Kurikulum merdekaAbstract
Berdasarkan studi pendahuluan ditemukan bahwa penggabungan IPA dan IPS menjadi IPAS tidak sepenuhnya memudahkan siswa dalam memahami mata pelajaran tersebut dan malah terjadi beberapa kesulitan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan belajar yang dialami oleh siswa berdasarkan indikator Watson pada pembelajaran IPAS di Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV dan 29 orang siswa kelas IV SDN Pelambuan 1. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini ada 7 karakteristik kesulitan belajar siswa yang muncul pada pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka yaitu sebagai berikut. 1) Siswa kurang memahami materi IPAS karena tidak menggunakan media pembelajaran (perception);2) kurang konsentrasi, kadang bicara atau bermain dengan teman (attention);3) kurang fokus sehingga lupa pembelajaran sebelumnya (memory); 4) bingung membangun pemahaman baru atau membuat kesimpulan sendiri karena mereka fokus pada bagaimana bisa menjawab soal, bukan memahmi materi (metacognition); 5) tidak atau lambat merespon pertanyaan guru (processing speeds; 6) beberapa tidak mau bertanya karena malu (language); dan 7) beberapa hasil ulangan tidak mencapai KKM (academic). Adapun untuk indikator social tidak ditemukan kesulitan pada siswa karena mereka dapat bekerja sama dengan baik ketika mengerjakan soal kelompok.
Downloads
References
Amaliyah, M., Suardana, I. N., & Selamet, K. (2021). Analisis kesulitan belajar dan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar IPA siswa SMP Negeri 4 Singaraja. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI), 4(1), 90-101.
Huda, I. C. (2020). Peranan Perpustakaan Sekolah Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 38-48.
Irsyadi, M. K., Sari, A. S. L., & Yunaini, F. (2022). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Penyelesaian Soal Persamaan Dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Berdasarkan Kriteria WATSON. Numeracy, 9(1), 52-63.
Kemendikbud Republik Indonesia. 2022. Buku Saku Kurikulum Merdeka. Kemendikbud Republik Indonesia.
Lestari, R., Sari, M. P., & Syah, A. (2021). Pentingnya Kreativitas Guru dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan. Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Siswa (Antologi Esai Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar), 120.
Maf’ula, D. A., & Mardhiyana, D. (2021). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal transformasi geometri berdasarkan kriteria Watson. Prosiding Konferensi Ilmiah Pendidikan, 2, 159-164.
Palayukan, H. (2018). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku berdasarkan kriteria Watson di kelas X SMA Katolik Rantepao. Inspiramatika, 4(1), 47-60.
Rohmad, R., Abdulloh, H., & Nur, A. S. (2023). Continuous Improvement Pengembangan Kurikulum Di Perguruan Tinggi.
Sa'adahh, N., Hermita, N., & Fendrik, M. (2023). Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Siswa Kelas IV SD pada Mata Pelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka. el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education, 6(2), 209-216.
Syah, M. E., & Pertiwi, D. S. (2024). Psikologi belajar. Feniks Muda Sejahtera.
Utami, Y. P., & Cahyono, D. A. D. (2020). Study at home: analisis kesulitan belajar matematika pada proses pembelajaran daring. Jurnal Ilmiah Matematika Realistik, 1(1), 20-26.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




