Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Desa Wanaherang dan Tinjauannya Menurut Padangan Islam
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2518Kata Kunci:
hipertensi, Kebiasaan merokok, tekanan darah tinggiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyakit hipertensi dengan kebiasaan merokok pada laki-laki berusia 35-55 tahun di Puskesmas Gunung Putri, Desa Wanaherang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross-sectional, dengan sampel sebanyak 150 orang yang dipilih menggunakan rumus Lemeshow. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis menunjukkan kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia 35–55 tahun. Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai Pearson Chi-Square sebesar 8,653 dengan derajat kebebasan (df) = 1 dan nilai signifikansi (p-value) = 0,003. Nilai p tersebut lebih kecil dari α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara variabel yang diteliti dengan kejadian hipertensi pada responden penelitian ini. Responden yang memiliki kebiasaan merokok cenderung menunjukkan tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan responden yang tidak merokok. Responden dengan intensitas merokok yang lebih tinggi, baik dari segi jumlah batang rokok per hari maupun lamanya kebiasaan merokok, cenderung memiliki tingkat tekanan darah yang lebih tinggi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebiasaan merokok memiliki kaitan erat dengan hipertensi pada laki-laki usia produktif.
Referensi
Adua, E. (2023). Decoding the Mechanism of Hypertension through Multiomics Profiling. Journal of Human Hypertension, 37(4), 253–264. https://doi.org/10.1038/s41371-022-00769-8
Angga, Y., & Elon, Y. (2021). Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Tekanan Darah pada Pria Dewasa. 7, 124–128. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol7.Iss1.861
Azali, A. S., & Fathurohman, O. S. (2025). Keilmuan dan Keislaman Ancaman Merokok bagi Kesehatan: Perspektif Medis dan Nilai Islam. 409–411. https://doi.org/10.23917/jkk.v4i3.720
Azmi, M. F. Y. Al. (2022). Hukum Merokok Menurut Syaikh Ihsan Jampes dan Ahmad Sarwat. UIN Prof. K. H. Saifudiin Zuhri, Purwokerto.
Dilla, N. I. R., Susanti, N., Andini, Z., & Marpaung, F. A. H. (2024). Hubungan Perilaku Merokok dengan Hipertensi pada Usia Produktif. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 23(2), 20353. https://doi.org/https://dpi.org/10.30743/ibnusina.v23i2.685
Fadal, M. K. (2008). Kaidah-Kaidah Fiqih (1st ed.). Jakarta: Artha Rivera.
Firmansyah, H. (2019). Kajian Metodologis Terhadap Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tentang Rokok. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 4(1), 79–96. https://doi.org/https://doi.org/10.22515/alahkam.v4i1.1829
Hidayat, R. A. (2015). Kontroversi Hukum Rokok dalam Kitab Irsyād Al-Ikhwān Karya Syekh Ihsan Muhammad Dahlan. International Journal Ihya’ ‘Ulum Al-Din, 17(5), 190–208. https://doi.org/DOI:10.21580/ihya.16.2.1652
Hikmah, S. N., & Mukti, Y. A. (2026). Edukasi Penggunaan Obat Rasional dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada Kegiatan World Pharmacist Day di Kabupaten Bario Kuala. Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC, 3(1), 60–63. https://doi.org/https://doi.org/10.63004/jpmwpc.v3i1.948
Khuzaimah, F. N., Multazam, A., & Irawan, D. S. (2024). Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Tekanan Darah pada Pria Dewasa di Desa Kraton Kota Bangkalan. 13(1), 2721–8007.
Lubis, E. M., Afifah, Y., Abidin, F. A., Shiddiq, M. D. A., & Ismah, Z. (2023). Hubungan Perilaku Merokok dengan Kejadian Hipertensi di Desa Saentis. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(2), 2001. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i2.3047
Munira, S. L., Puspasari, D., Trihono, Lestary, H., Arifia, N., & Sarpono. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Rahmawati, R., & Kasih, R. P. (2023). Hipertensi Usia Muda. Galenical: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 2(5), 11–26. https://doi.org/https://doi.org/10.29103/jkkmm.v2i5.10478
Setyanda, Y. O. G., Sulastri, D., & Lestari, Y. (2015). Hubungan Merokok dengan Kejadian Hipertensi pada Laki-Laki Usia 35--65 Tahun di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(2), 434–440. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.25077/jka.v4i2.268
Syaidah Marhabatsar, N., & Sijid, S. A. (2021). Review: Penyakit Hipertensi Pada Sistem Kardiovaskular. Prosiding Biologi Achieving the Sustainable Development Goals with Biodiversity in Confronting Climate Change, 08 Novembe, 72–78. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/psb.v7i1.23080
Tirtasari, S., & Kodim, N. (2019). Prevalensi dan Karakteristik Hipertensi pada Usia Dewasa Muda di Indonesia. Tarumanagara Medical Journal, 1(2), 395–402. https://doi.org/https://doi.org/10.24912/tmj.v1i2.3851
Wijaya, J. (2024). Hukum Merokok Menurut Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah Nomor 6 Tahun 2010 dan Dewan Hibah Persis Nomor 21 Tahun 1987. Jurnal Mahdzab, 1(1), 25–44. https://doi.org/OI:10.15575/madzhab.v1i1.739











