Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi Berdasarkan Metode ATC/DDD pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2022

Penulis

  • Vinsensia Vinisari Ndruru Universitas Prima Indonesia
  • Daimah Wirdatus Sanaun Harahap Universitas Prima Indonesia
  • Roy Indrianto Bangar Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2516

Kata Kunci:

antihipertensi, ATC/DDD, hipertensi, rawat inap

Abstrak

Hipertensi masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di tingkat dunia karena jumlah penderitanya terus bertambah dari waktu ke waktu. Seseorang dinyatakan mengalami hipertensi apabila tekanan darah sistolik mencapai ≥140 mmHg atau tekanan diastolik ≥90 mmHg. Diperkirakan satu dari tiga populasi dewasa secara global telah menerima diagnosis kondisi ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pola penggunaan obat antihipertensi pada pasien yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Royal Prima Medan selama tahun 2022 dengan menerapkan metode ATC/DDD. Studi ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan retrospektif melalui penelusuran data rekam medis pasien. Penggunaan obat dihitung berdasarkan total akumulasi dosis dalam satuan miligram, lalu dikonversi ke dalam satuan Defined Daily Dose (DDD) per 100 hari rawat inap. Selanjutnya, distribusi pemakaian obat dianalisis menggunakan metode Drug Utilization 90% (DU 90%). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa amlodipine dan candesartan masuk ke dalam kelompok DU 90% dengan persentase kumulatif sebesar 96,03%, yang menunjukkan bahwa kedua obat tersebut merupakan antihipertensi yang paling dominan diresepkan selama periode penelitian. Secara keseluruhan, pola terapi antihipertensi di rumah sakit tersebut didominasi oleh golongan Calcium Channel Blocker (CCB) dan Angiotensin Receptor Blocker (ARB), dan praktik peresepannya telah sejalan dengan rekomendasi dalam pedoman penatalaksanaan hipertensi.

Referensi

Adelia, G., Rosidawati, I., Brahmantia, B., & Muttaqin, Z. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan pada penderita hipertensi di Kelurahan Setiamulya Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Nurs Journal, 1(2), 49–54. https://doi.org/10.37160/tnj.v2i1.262

Al-Fazri Arsyad, R., Sy Pakaya, M., Aprianto Paneo, M., & Rasdianah, N. (2026). Analisis penerapan metode ATC/DDD dan DU90% dalam penggunaan antibiotik pada pasien rawat inap Rumah Sakit Stella Maris Makassar. JRPI, 3(1). https://doi.org/10.37905/jrpi.v3i1.36531

Astriani Natalia Br Ginting. (2018). Evaluasi penggunaan obat antihipertensi pada pasien prolanis hipertensi di Puskesmas Kota Utara.

Dewi, S. M., Saputra, B., & Daniati, M. (2022). Relationship of alcohol consumption and sleep quality to the event of hypertension. Jurnal Keperawatan Hang Tuah, 2(1), 49–62. https://doi.org/10.25311/jkh.vol2.iss1 .564

Indrianto Bangar, R., Nastira Ningsih, K., Emran Kartasasmita, R., & Insanu, M. (2024). Isolation of α-glucosidase enzyme inhibitor from Leea aequata L. Current Research on Biosciences and Biotechnology, 6(1), 2024–2065. https://doi.org/10.5614/crbb.2024.6.1/XCGSRS5W

Jihad, F. F., & Murdani, I. (2024). Peran senam sehat berkala dalam menurunkan tekanan darah pada kelompok usia: Studi di Posbindu. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(5), 1192–1199.https://doi.org/10.56338/mppki.v7i5.5016

Kafi, I. A., Prihatin, S., & Jaelani, M. (2023). Pengaruh pemberian edukasi gizi diet DASH dengan media audiovisual terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi pada pasien hipertensi. Jurnal Riset Gizi, 11(1), 5–12. https://doi.org/10.31983/jrg.v11i1.10772

Koernia Wahidah, L., Tri Wahyuni, N., & Choiriah, M. (2020). Drugs use evaluation of antihypertensive therapy in outpatient geriatric patients at Dr. A. Dadi Tjokrodipo Hospital. JFL Jurnal Farmasi Lampung.

Made, N., Endang, W. V. M., & Rahayu, S. P. (2017). Stres pada pasien hipertensi.

Mandaty, F. A., Widiati, A., Fauziah, W., & Fauzia, W. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di Kabupaten Pati. Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa, 5(2), 95–102. https://doi.org/10.31962/jiitr.v5i2.151

Padmaningsih, N. P., & Budiman, A. W. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan pasien hipertensi dalam mengonsumsi obat: Systematic review.

Pangestuti, E., & Larasati, A. D. (2022). Gambaran kualitas hidup pada pasien hipertensi selama pandemi COVID-19. JKJ, 10.

Permata, S., Lubis, S., Despita Siregar, H., & Simanjuntak, E. (2022). Analisis hipertensi tidak terkontrol di UPT Puskesmas Teladan Kota Medan tahun 2021. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 8(2).http://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALKEPERAWATAN

Rijal, S., Nathaniel, F., Fahira, C., Putri, A. F., Analdi, V., Ngamelubun, L., Handayanti, L., & Zulpa, N. (2022). Gambaran preeklamsia dan eklamsia ditinjau dari faktor risiko di RSUD Ciawi. Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis, 2(1), 50–61. https://doi.org/10.24912/jmmpk.v2i1.20112

Setyowati, E., Husna, U. Y., & Universitas Muhammadiyah Kudus. (2025). Evaluasi penggunaan obat antihipertensi terhadap pasien di Klinik Telaga Medika Gubug. Nusantara Hasana Journal, 5(3).

Tartila Akri, N., Nurmainah, N., & Andrie, M. (2022). Analisis kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pasien hipertensi rawat jalan usia geriatri terhadap tekanan darah. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4(1).https://doi.org/10.37311/jsscr.v4i2.14793

Umbas, I. M., Muhamad, J. T., & Kedokteran, K. (2019). Hubungan antara merokok dengan hipertensi di Puskesmas Kawangkoan., 7(1).

Wirdatus Sanaun Harahap, D., Andrajati, R., Purna Sari, S., & Handayani, D. (2025). The factor affecting medication adherence in tuberculosis patients: A literature review.Eduvest: Journal of Universal Studies, 5(1). http://eduvest.greenvest.co.id.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-26