Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kepatuhan Transfusi Darah pada Anak Penderita Talasemia Mayor di RSUD Umar Wirahadikusumah

Penulis

  • Regina Julia Universitas Pendidikan Indonesia
  • Iis Aisyah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Amanda Puspanditaning Sejati Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2493

Kata Kunci:

dukungan keluarga, kepatuhan transfusi darah, talasemia mayor

Abstrak

Talasemia mayor (β-thalassemia major) merupakan penyakit kronis yang memerlukan terapi transfusi darah rutin seumur hidup guna menjaga kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan transfusi darah pada anak penderita talasemia mayor di RSUD Umar Wirahadikusumah melalui desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 50 responden dilibatkan untuk mengukur variabel dukungan keluarga dan kepatuhan transfusi darah menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden menerima dukungan keluarga yang baik (98%), dengan tingkat kepatuhan transfusi yang terdistribusi pada kategori sedang (52%) dan tinggi (48%). Berdasarkan uji statistik, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan transfusi darah (p = 0,380; r = 0,127). Kesimpulannya, dukungan keluarga yang optimal tidak secara linier menjamin kepatuhan transfusi pada anak dan remaja, yang diduga dipengaruhi oleh faktor eksternal atau motivasi internal pasien. Temuan ini mengimplikasikan perlunya tenaga kesehatan untuk mengeksplorasi faktor hambatan logistik dan psikis mandiri pasien guna meningkatkan efektivitas manajemen pengobatan.

Referensi

Agustina, R., Mandala, Z., & Liyola, R. (2020). Kadar Ferritin dengan Status Gizi Pasien Thalassemia β Mayor Anak di RSAM Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 219–224. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.252

Althubaiti. (2016). Information bias in health research: definition, pitfalls, and adjustment methods. Journal of Multidisciplinary Healthcare, 9, 211–217. https://doi.org/10.2147/JMDH.S104807

Amelia, S. R., Utami, A., & Roslita, R. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Anak Dengan Talasemia. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 06(01), 18–32. https://doi.org/10.36341/jka.v6i1.2116

Azhari, A. P., Mardiati, & Millizia, A. (2025). Tingkat Kepatuhan Transfusi Darah Pada Pasien Anak Dengan Diagnosis Thalassemia Di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara. Inovasi Kesehatan Global, 2(1), 193–205. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/ikg.v2i1.1362

Azzahra, A. N., Amalia, L., & Andriyani, S. (2025). Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Quality of Life pada Anak Thalasemia Mayor. Jurnal Gema Keperawatan, 18(1), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.33992/jgk.v18i1.4020

Febriani, P., Sutresna, I., Rahmat, D. Y., & Sukaesih, N. S. (2023). Gambaran Pola Asuh Orang Tua pada Remaja dengan Thalasemia di RSUD Sumedang. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1100–1109. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.ph.

Grentina. (2016). Mengenal Thalasemia. Ikatan Dokter Anak Indonesia. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/mengenal-thalasemia

Hockenberry, M. J., & Wilson, D. (2018). Wong’s Nursing Care of Infants and Children-E-Book: Wong’s Nursing Care of Infants and Children-E-Book (M. J. H. Elizabeth A. Duffy, Karen Gibbs (ed.); 12th Editi). Elsevier Health Sciences.

Katimenta, K. Y., Agustina Nugrahini, Wenna Araya, & Erista Rusana. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kualıtas Hıdup Anak Thalasemıa. Journal Borneo, 2(2), 6–11. https://doi.org/10.57174/jborn.v2i2.24

Kemenkes, R. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-2021.pdf

Oktaria, V., & Kurniawati, D. (2020). Hubungan Pengetahuan Talasemia Dengan Kepatuhan Keluarga Membawa Anak Menjalani Tranfusi Darah. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 94–97. https://doi.org/10.52657/jik.v9i2.1236

Panji, P. A. S., & Ngoerah. (2023). Transfusi Darah. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2363/transfusi-darah

Rosenstock, I. M., Strecher, V. J., & Becker, M. H. (1988). Social Learning Theory and The Health Belief Model. Health Education Quarterly, 15(2), 175–183. https://doi.org/10.1177/109019818801500203

Setiawan. (2025). Jabar Komitmen Tekan Prevalensi Thalassemia. Humas Bappeda Provinsi Jawa Barat. https://bappeda.jabarprov.go.id/jabar-komitmen-tekan-prevalensi-thalassemia/

Setiawan, Suhanda, Setiawan, D., Mustopa, A. H., & Ariyanto, H. (2017). Pengetahuan Dasar Konseling Genetik Pada Pasien Thalasemia. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (1st ed.). CV. Eureka Media Aksara. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/5510/5/Bab2.pdf

Swandani, D., Suyamib, S., & Dhian S.b, A. (2024). Hubungan Pengetahuan Orang Tua Dengan Kepatuhan Membawa Transfusi Darah Pasien Thalasemia di Ruang One Day Care (ODC) Thalasemia RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro. Medical Journal of Soeradji, 1(1), 34–45. https://doi.org/10.70605/c3fqvv56

Toulasik, Y. A. (2019). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi di RSUD Prof Dr. Wz. Johannes Kupang-NTT Penelitian Deskriptif Korelasional Pendekatan Cross Sectional. Universitas Airlangga.

Utami, R. N., & Siska, S. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga Orangtua dengan Kepatuhan Orangtua Anak Penderita Thalasemia Usia 2-5 Tahun untuk Menjalani Trasfusi Darah di RS Bhayangkara Setukpa Lemdikpol Kota Sukabumi. Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Keperawatan, 3(1), 51–62. https://jurnal.ummi.ac.id/index.php/lentera/article/view/213.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-11