Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Pola Makan dengan Tekanan Darah Penderita Diabetes Melitus
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2416Kata Kunci:
diabetes melitus, pengetahuan, pola makan, sikap, tekanan darahAbstrak
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi seperti hipertensi. Pengendalian tekanan darah pada penderita DM dipengaruhi oleh faktor perilaku, termasuk pengetahuan dan sikap terhadap pola makan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap tentang pola makan dengan tekanan darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Airtiris Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 133 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan tekanan darah (p=0,007) dan antara sikap dengan tekanan darah (p=0,009). Kesimpulan pada penelitian yaitu bahwa pengetahuan dan sikap tentang pola makan berhubungan dengan tekanan darah pada penderita DM tipe 2. Edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pengendalian tekanan darah dan mencegah komplikasi.
Referensi
Adhania, F., Hasneli N, Y., & Damanik, S. R. H. (2024). Literasi Kesehatan dengan Pemantauan Glukosa Darah Mandiri Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Dan Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(3), 199–207. https://doi.org/10.32504/sm.v19i3.1209
Ayu Susilowati, A., Nata Waskita, K., Studi, P. S., Bhakti Husada Mulia, S., & Studi, P. D. (2019). Pengaruh Pola Makan Terhadap Potensi Resiko Penyakit Diabetes Melitus. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 5(1). www.jurnalpharmaconmw.com/jmpi
Ayutthaya, S. S., & Adnan, N. (2020). Faktor Risiko Hipertensi pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(02), 60–71. https://doi.org/10.33221/jikm.v9i02.512
Fikar, M., & Sulaiman, E. (2024). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2023. Jurnal Penelitian Sains Dan Kesehatan Avicenna, 3(2),116–122. https://doi.org/10.69677/avicenna.v3i2.80
Habiburrrahman, F., & Hasneli, H. (2024). Efektivitas Terapi Dzikir terhadap Kadar Glikosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Rejosari, Kota Pekanbaru. Jurnal Ners Indonesia, 8(2), 132-144.
Hesti, S. (2016). Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pengaturan Makanan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Keperawatan Kendari, 4(3), 282.
Jemah, A. (2022). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dan Tekanan Darah Dengan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Makassar= The Relationship Between The Level Of Knowledge And Blood Pressure With Blood Glucose Of Patients Wit Type Ii Diabetes Mellitus In The Tamalanrea Public Health Center WorkingArea (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Kemenkes, R. (2023). Pedoman Pengelolaan Hipertensi dan Diabetes Mellitus.
Keumalahayati, K., Supriyanti, S., & Kasad, K. (2019). Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan diet diabetes mellitus pada pasien rawat jalan di RSU Kota Langsa. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 1(1), 113. https://doi.org/10.30867/gikes.v1i1.306
Komariah, K., & Rahayu, S. (2020). Hubungan usia, jenis kelamin dan indeks massa tubuh dengan kadar gula darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 di klinik pratama rawat jalan proklamasi, Depok, Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 41–50. https://doi.org/10.34035/jk.v11i1.412
Listrikawati, M. (2023). Analisis Karakteristik Luka Diabetes Melitus Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di RSUD Karanganyar. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2).
Montororing, M., A., et al. (2024). Hubungan Antara Pola Makan Dengan Peningkatan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 4(4), 17–23. https://doi.org/10.35892/jimpk.v4i4.1499
Notoatmodjo, S. (2012). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Nurhayati, S., et al. (2024). Analisis Tekanan Darah pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Jungkat Kalimantan Barat. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 8(1), 192-198.
Perkeni. (2011). Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2011 (Ed. keempat).
Riniasih, W., & Hapsari, W. D. (2020). Hubungan tingkat pendidikan peserta prolanis dengan peningkatan kualitas hidup penderita diabetes melitus di Fktp Purwodadi. Jurnal Keperawatan,(1). http://ejournal.annurpurwodadi.ac.id/index.php/TSCD3Kep
Susilowati, A., & Waskita, K. (2019). Pengaruh Pola Makan Terhadap Risiko Penyakit Diabetes Mellitus. Jurnal Mandala Pharmacob Indonesia, 43–47.
Triastuti, D. (2010). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perubahan Sikap. Jurnal Psikologi.
WHO. (2021). The World Health Organization: Global Kidney Disease Report.











