Perbandingan Kejadian Pneumonia Gram Negatif pada Lansia dan Dewasa Muda Rawat Inap di RSUD dr. Saiful Anwar: Studi Cross-Sectional
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2397Kata Kunci:
bakteri gram negatif, lansia, pneumonia, RSUD dr. Saiful Anwar, UsiaAbstrak
Pneumonia menjadi masalah kesehatan yang serius pada kelompok usia lanjut karena berkontribusi besar terhadap angka kesakitan dan kematian di rumah sakit. Lansia memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi saluran pernapasan akibat penurunan fungsi sistem imun, berkurangnya elastisitas paru, serta adanya penyakit penyerta. Kondisi ini membuat respon tubuh terhadap infeksi menjadi lebih lemah. Kasus pneumonia akibat bakteri Gram negatif seperti Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, dan Escherichia coli semakin sering ditemukan dan memiliki tingkat resistensi antibiotik yang tinggi sehingga menyulitkan penatalaksanaan klinis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan usia lanjut dengan kejadian pneumonia yang disebabkan oleh bakteri Gram negatif di RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang dan memanfaatkan data sekunder rekam medis pasien pneumonia periode Januari 2023 hingga Mei 2024. Sebanyak 74 pasien memenuhi kriteria dan dibagi menjadi kelompok dewasa muda usia 19 sampai 59 tahun serta kelompok lanjut usia usia 60 tahun ke atas. Hasil analisis menunjukkan proporsi pneumonia Gram negatif jauh lebih tinggi pada kelompok lansia dibandingkan dewasa muda dengan Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik p = 0.000 (p <0.05) dengan nilai odds ratio yang tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa usia lanjut merupakan faktor risiko penting terhadap pneumonia Gram negatif dan menegaskan perlunya pencegahan infeksi serta penggunaan antibiotik yang rasional pada pasien lansia di rumah sakit.
Referensi
Arianti, E. R. (2020). Hubungan Lanjut Usia Dengan Kejadian Pneumonia Komunitas Di RSUD Provinsi NTB Tahun 2019. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Assefa, M. (2022). Multi-drug resistant gram-negative bacterial pneumonia: etiology, risk factors, and drug resistance patterns. Pneumonia, 14(1).
Cillóniz, C., Dominedò, C., & Torres, A. (2019). Multidrug Resistant Gram-Negative Bacteria in Community-Acquired Pneumonia. Critical Care, 23(1),79.
Dias, S. P., Brouwer, M. C., & van de Beek, D. (2022). Sex and Gender Differences in Bacterial Infections. Infection and Immunity, 90(10).
Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (2025). Pemerintah Provinsi Jawa Timur Dinas Kesehatan RSUD dr. Saiful Anwar. Malang.
Eshwara, V. K., Mukhopadhyay, C., & Rello, J. (2020). Community-acquired bacterial pneumonia in adults. Indian Journal of Medical Research, 151(4), 287–302.
Hadiq, S., Bunyanis, F., Wulandari, N. A., & Basri, W. (2024). Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pneumonia Dewasa Rawat Inap di RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidrap. Media Informasi, 20(2), 2024–2073.
Kalil, A. C., Metersky, M. L., Klompas, M., Muscedere, J., Sweeney, D. A., Palmer, L. B., … Brozek, J. L. (2016). Management of Adults With Hospital-acquired and Ventilator-associated Pneumonia: 2016 Clinical Practice Guidelines by the Infectious Diseases Society of America and the American Thoracic Society. Clinical Infectious Diseases, 63(5), e61–e111.
Kemenkes. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. In Tim Riskesdas 2018 (Ed.), Lembaga Penerbit Balitbangkes.
Kuntaman, Karuniawati, A., Gunardi, W., Anggriani, D., Santosaningsih, D., & Saptawati, L. (2021). Surveilans Resistensi Antibiotik Rumah Sakit di Indoneisa Tahun 2021. Jakarta.
Laksmiarti, T., Rachmawati, T., Juni, T., Setyo, M., Kritiana, L., Izza, N., & Latifah, C. (2013). Riset kesehatan dasar dalam angka Riskesdas 2013 provinsi Jawa Timur (1st ed.; S. Herman, M. Sudomo, & A. Suprapto, Eds.). Jakarta.
Lodise, Thomas P., Jr., Law, A., Spilsbury-Cantalupo, M., Liao, L., McCart, M., & Eaddy, M. (2021). Hospital readmissions and mortality among intubated and mechanically ventilated adult subjects with pneumonia due to Gram-Negative bacteria.
National cancer institute. (2020, February 7). Pneumonia. https://doi.org/10.32388/A46ALQ
Novalina, D., Sari, P., & Yogyakarta, A. (2024). Gambaran bakteri Gram positif dan Gram negatif penyebab pneumonia pada pasien rawat inap di RSUD Kota Yogyakarta. 5(1).
Osman, M., Manosuthi, W., Kaewkungwal, J., Silachamroon, U., Mansanguan, C., Kamolratanakul, S., & Pitisuttithum, P. (2021). Etiology, clinical course, and outcomes of pneumonia in the elderly A retrospective and prospective cohort study in thailand. American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 104(6), 2009–2016. https://doi.org/10.4269/ajtmh.20-1393
Quiros-Roldan, E., Sottini, A., Natali, P. G., & Imberti, L. (2024). The Impact of Immune System Aging on Infectious Diseases. Microorganisms, 12(4).
Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas Provinsi Jawa Timur 2018. In Tim Riskesdas 2018 (Ed.), Kementerian Kesehatan RI. Lembaga Penerbit Balitbangkes.
Santoro, A., Bientinesi, E., & Monti, D. (2021). Immunosenescence and inflammaging in the aging process age-related diseases or longevity? Ageing Research Reviews, 71, 101422.
Soma, T., & Nagata, M. (2022). Immunosenescence, Inflammaging, and Lung Senescence in Asthma in the Elderly. Biomolecules, 12(10), 1456.
Tyrer, S., & Heyman, B. (2016). Sampling in epidemiological research: issues, hazards and pitfalls. BJPsych Bulletin, 40(2), 57–60.
Vázquez-Martínez, E. R., García-Gómez, E., Camacho-Arroyo, I., & González-Pedrajo, B. (2018). Sexual dimorphism in bacterial infections. Biology of Sex Differences, 9(1), 27.
World Health Organization. (2024, August 7). The top 10 causes of death. Retrieved March 5, 2025.
World Health Organization (WHO). (2024, October 1). Ageing and Health. Retrieved March 14, 2025.











