Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Gangguan Jiwa

Penulis

  • Maulida Hardiana Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Ria Etikasari Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Emma Jayanti Besan Universitas Muhammadiyah Kudus

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2351

Kata Kunci:

dukungan keluarga, Kepatuhan minum obat, gangguan jiwa

Abstrak

Pada pasien gangguan kejiwaan, ketidakpatuhan minum obat masih menjadi masalah utama yang berdampak pada kekambuhan, perawatan ulang, dan rendahnya kualitas hidup pasien. Banyak pasien menghentikan obat tanpa arahan tenaga kesehatan karena kurangnya pengawasan, motivasi, dan dukungan dari keluarga sebagai sistem pendamping utama. Kondisi ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam keberhasilan terapi, namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa tingkat dukungan keluarga masih bervariasi dan belum seluruhnya optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pada pasien gangguan kejiwaan di Puskesmas Ngembal Kulon Kudus. Penelitian menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari pasien ODGJ dalam fase stabil dan keluarga pendamping, dengan sampel sebanyak 92 responden yang ditentukan melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan uji Chi-Square . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia 36–55 tahun (48,9%), berjenis kelamin laki-laki (54,3%), memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA (38,0%), dan bekerja sebagai pegawai swasta (35,9%). Mayoritas keluarga memberikan dukungan tinggi (58,7%) dan sebagian besar pasien berada pada kategori patuh minum obat (62,0%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat (p = 0,001).

Referensi

Anjalina, A. P., & Noor, M. A. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Konsumsi Minum Obat Anti Hipertensi. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 2(1), 40–44.

Besan, E. J., Rahmawati, I., & Saptarini, O. (2023). Aktivitas antibiofilm ekstrak dan fraksi-fraksi bunga telang (clitoria ternatea l.) terhadap staphylococcus aureus. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 20(1), 1–11.

Dikeç, G., Brown, E., Bressington, D., Thompson, A., & Gray, R. (2022). The Safety and Efficacy of Psychosocial Adherence Interventions in Young People with Early Psychosis : A Systematic Review. 1–9.

Etikasari, R., Maulana, N. D., & Fakhriya, D. (2025). Profil swamedikasi osteoartritis pada lansia di apotek wilayah kabupaten klaten. Nusantara Hasana Journal, 5(6), 58–67.

Guo, J., Lv, X., Liu, Y., Kong, L., Qu, H., & Yue, W. (2023). Influencing factors of medication adherence in schizophrenic patients: a meta-analysis. Schizophrenia, 9(1), 31.

House, J. S. (1983). Work stress and social support. Addison-Wesley Series on Occupational Stress.

Indonesia, S. K. (2023). Dalam angka.

Jiang, N., Jin, W., Fu, Z., Cao, H., Zheng, H., Wang, Q., Zhang, Q., Ju, K., & Wang, J. (2024). Effects of social support on medication adherence among patients with schizophrenia: serial multiple mediation model. Patient Preference and Adherence, 947–955.

Kirchner, S. (2022). Medication Adherence in a Cross-Diagnostic Sample of Patients From the Affective-to-Psychotic Spectrum : Results From the PsyCourse Study. 12(January), 1–10. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2021.713060

Marilyn, M. F., Vicky, R. B., & Elaine, G. J. (2010). Family nursing: Research, theory and practice. EGC Medical Publisher.

Ni, H., Lin, Y., Peng, Y., Li, S., Huang, X., & Chen, L. (2022). Relationship between family functioning and medication adherence in Chinese patients with mechanical heart valve replacement: a moderated mediation model. Frontiers in Pharmacology, 13, 817406.

Plessis, J. M., Poggenpoel, M., Myburgh, C., Temane, A., & Africa, S. (2018). Family members ’ lived experiences of non-compliance to psychiatric medication given to female adults living with depression Research purpose. 1–9.

WHO. (2003). dherence to long-term therapies: Evidence for action. World Health Organization.

World Health Organization. (2003). Adherence to long-term therapies: Evidence for action. World Health Organization.

Yunere, F., Botti, T. A., & Parensah, L. (2024). Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Orang Dengan Gangguan Jiwa. Jurnal Kesehatan Perintis, 11(2), 191–196.

Yunere, F., Botti, T. A., & Parensah, L. (2025). Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Orang Dengan Gangguan Jiwa. 11(2), 191–196.

Zarit, S. H., Reever, K. E., & Bach-Peterson, J. (1980). Relatives of the impaired elderly: correlates of feelings of burden. The Gerontologist, 20(6), 649–655.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31