Gambaran Klinis Candidiasis Intertriginosa pada Pasien Geriatri dengan Diabetes: Laporan Kasus

Penulis

  • Adinda Devara Putri Universitas YARSI Jakarta
  • Yenni Yenni RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon
  • Nenden Lilis Setiasih Universitas YARSI Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2255

Kata Kunci:

diabetes melitus, intertriginosa, kandidosis, lansia, terapi antijamur

Abstrak

Candidiasis intertriginosa adalah infeksi jamur superfisial yang sering mengenai lipatan kulit, terutama pada lansia dengan faktor predisposisi seperti diabetes tidak terkontrol, kebersihan diri yang kurang, dan lingkungan lembap. Laporan kasus ini mendeskripsikan seorang perempuan 73 tahun dengan lesi eritema lembap dan satelit pada lipatan paha, bawah payudara, dan tangan, yang dipicu kombinasi faktor usia, hiperglikemia, kelembapan tinggi, dan kebiasaan higienis yang kurang optimal. Penatalaksanaan melibatkan terapi antijamur serta intervensi pada faktor risiko, termasuk edukasi kebersihan, pengurangan kelembapan, dan pengendalian gula darah. Temuan utama menegaskan bahwa pada pasien geriatri dengan diabetes, infeksi dapat lebih luas dan berisiko kambuh jika faktor predisposisi tidak diperbaiki. Implikasi klinisnya menunjukkan bahwa strategi pengelolaan candidiasis intertriginosa pada kelompok ini harus terpadu, mencakup pengobatan jamur dan modifikasi perilaku serta lingkungan untuk mencegah kekambuhan dan komplikasi.

Referensi

Anwar, A. Y., & Jakaria, F. (2023). Candida spp. fungal growth patterns in the urine of diabetes mellitus patients with controlled and uncontrolled glucose: Laboratory research. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(3), e1134. https://doi.org/10.36990/hijp.v15i3.1134

Cabrera-Guerrero, J. P., García-Salazar, E., Hernandez Silva, G., Chinney Herrera, A., Martínez-Herrera, E., Pinto-Almazán, R., Frías-De-León, M. G., & Castro-Fuentes, C. A. (2025). Candidemia: An update on epidemiology, risk factors, diagnosis, susceptibility, and treatment. Pathogens, 14(8), 806. https://doi.org/10.3390/pathogens14080806

Du, W., Wang, Q., & Zhao, M. (2025). Innovative antifungal strategies against Candida auris. Frontiers in Cellular and Infection Microbiology, 15, 1641373. https://doi.org/10.3389/fcimb.2025.1641373

Eix, E. F., & Nett, J. E. (2025). Candida auris: Epidemiology and antifungal strategies. Annual Review of Medicine, 76(1), 57–67. https://doi.org/10.1146/annurev-med-061523-021233

Kalista, K. F., Chen, L. Y., Wahyuningsih, R., & Rumende, C. M. (2017). Clinical characteristic and prevalence of invasive candidiasis patient in Cipto Mangunkusumo Hospital. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 4(2), 56–61. https://doi.org/10.7454/jpdi.v4i2.104

Kang, S., Amagai, M., Bruckner, A. L., Enk, A. H., Margolis, D. J., McMichael, A. J., Orringer, J. S., & et al. (2019). Fitzpatrick’s dermatology (9th ed.). McGraw-Hill Education.

Kim, J.-S., Cha, H., & Bahn, Y.-S. (2024). Comprehensive overview of Candida auris: An emerging multidrug-resistant fungal pathogen. Journal of Microbiology and Biotechnology, 34, 1365–1375. https://doi.org/10.4014/jmb.2404.04040

Menaldi, S. L., Bramono, K., & Indriatmi, W. (2019). Ilmu penyakit kulit dan kelamin (7th ed.). Badan Penerbit FKUI.

Metin, A., Dilek, N., & Bilgili, S. G. (2018). Recurrent candidal intertrigo: Challenges and solutions. Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology, 11, 175–185. https://doi.org/10.2147/CCID.S127841

Puspitasari, A., Kawilarang, A. P., Ervianty, E., & Rohiman, A. (2019). Profil Pasien Baru Kandidiasis. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit Dan Kelamin, 31(1), 24–34. https://doi.org/10.20473/bikk.V31.1.2019.24-34

Rodrigues, C. F., Rodrigues, M. E., & Henriques, M. (2019). Candida infections in diabetes mellitus. Journal of Clinical Medicine, 8(1), 76. https://doi.org/10.3390/jcm8010076

Saida, N., Hadi, S., Sanyoto, D. D., Essary, E. D., & Wydiamala, E. (2024). Profil penderita kandidiasis kutis di poliklinik kulit dan kelamin RSUD Ulin Banjarmasin periode 2017–2021. Homeostasis, 7(3), 353–360. https://doi.org/10.20527/ht.v7i3.14566

Salsabila, A., & Nusadewiarti, A. (2023). Holistic management for 58-years-old woman with cutis candidiasis through family medicine approach. Medical Profession Journal of Lampung, 13(4), 621–634. https://doi.org/10.53089/medula.v13i4.768

Shahabudin, S., Azmi, N. S., Lani, M. N., Mukhtar, M., & Hossain, M. S. (2024). Candida albicans skin infection in diabetic patients: An updated review of pathogenesis and management. Mycoses, 67(6), e13753. https://doi.org/10.1111/myc.13753

Siswati, A. S., Rosita, C., Triwahyudi, D., Budianti, W. K., Mawardi, P., Dwiyana, R. F., Widaty, S., Hindritiani, R., Diba, S., Yogianti, F., & Pangastuti, M. (2021). Panduan praktik klinis bagi dokter spesialis dermatologi dan venereologi Indonesia. Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI).

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-22