Tradisi Neno Bo’ha Dalam Perawatan Masa Nifas: Tantangan Integrasi Budaya dan Kesehatan Modern Di Masyarakat Dawan

Penulis

  • Yohanes Dion Universitas Citra Bangsa
  • Sebastianus Kirniadi Tahu Universitas Citra Bangsa
  • Femberianus Sunario Tanggur Universitas Citra Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1619

Kata Kunci:

Budaya Neno Bo’ha, KIA, Integrasi kesehatan modern, Perawatan nifas

Abstrak

Tradisi Neno Bo’ha merupakan bentuk perawatan masa nifas yang dijalankan secara turun-temurun oleh masyarakat adat. Tradisi ini melibatkan serangkaian praktik seperti isolasi selama 40 hari di rumah adat (ume kbubu), mandi air panas (tatobi), pengasapan tubuh (se’i), serta pembatasan makanan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika eksistensi Neno Bo’ha di tengah perkembangan praktik kesehatan modern serta mengidentifikasi tantangan dan peluang integrasi antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sebanyak 25 partisipan dilibatkan, terdiri dari ibu nifas, dukun tradisional, bidan, tokoh adat, tokoh agama, dan tenaga kesehatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah (FGD), observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Neno Bo’ha masih memiliki eksistensi kuat karena dipercaya memberikan perlindungan fisik dan spiritual bagi ibu dan bayi. Namun, praktik ini juga menimbulkan tantangan kesehatan seperti kondisi sanitasi yang buruk, risiko infeksi, gangguan gizi, stunting, serta keterlambatan akses terhadap layanan medis. Meski demikian, beberapa komunitas mulai menunjukkan adaptasi, seperti keterlibatan bidan dalam perawatan, modifikasi ritual yang lebih aman, dan edukasi kesehatan melalui tokoh adat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan kolaboratif dan berbasis budaya lebih efektif dalam meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap praktik kesehatan modern. Integrasi nilai budaya lokal dengan edukasi kesehatan yang kontekstual menjadi strategi kunci dalam perbaikan kualitas layanan ibu dan anak di wilayah adat. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pengembangan pelatihan bidan berbasis budaya lokal untuk menjembatani pelayanan kesehatan formal dan praktik tradisional.

Referensi

Ahmad, S. N. A., Dadang, D., & Latipah, S. (2022). Sosialisasi stunting di masyarakat Kota Tangerang. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2), 704–708.

Al Baihaqqi, S. (2019). Kewajiban Negara Perihal Perlindungan Dan Pemenuhan Hak Anak Dan Perempuan Dalam Masyarakat Tradisional (Studi Tentang Tradisi Neno BoHa). Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia.

Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2022). Metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 1–9.

Aziz, M., Alfian, R. M., & Alverina, C. (2024). Memahami Kesehatan Komunitas: Mengupas Determinan Kesehatan Untuk Mewujudkan Masa Depan Yang Sehat. Penerbit NEM.

Basyari, I. W., Widiyanti, R., & Roebidin, R. (2025). Tradisi Wesuhi pada Ibu Nifas Di Masyarakat Desa Jangga. MEJORA Medical Journal Awatara, 3(2), 99-104.

Cardoso, M. R. A., Cousens, S. N., de Góes Siqueira, L. F., Alves, F. M., & D’Angelo, L. A. V. (2004). Crowding: risk factor or protective factor for lower respiratory disease in young children? BMC Public Health, 4, 1–8.

Castleberry, A., & Nolen, A. (2018). Thematic analysis of qualitative research data: Is it as easy as it sounds? Currents in Pharmacy Teaching and Learnin, 10(6), 807–815.

Cipta, D. A., Andoko, D., Theja, A., Utama, A. V. E., Hendrik, H., William, D. G., & Lumbuun, N. (2024). Culturally sensitive patient-centered healthcare: a focus on health behavior modification in low and middle-income nations—insights from Indonesia. Frontiers in Medicine, 11.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Da Silva, H. E. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Sosial Masyarakat Dawan Pada Pembelajaran Masyarakat Multikultural. PENSOS: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Pendidikan Sosiologi, 2(2), 139–143.

Dhirah, U. H., Rosdiana, E., Anwar, C., & Marniati, M. (2020). Hubungan perilaku ibu tentang 1000 hari pertama kehidupan dengan status gizi baduta di Gampong Mibo Kecamatan Banda Raya Banda Aceh. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(1), 549–561.

Ersila, W., & ST, S. (2024). Peran Kader Dalam Mengoptimalkan Keamanan Pangan Pada Ibu Hamil. Tantangan Dan Problematika Ilmu Kesehatan Masyarakat, 27.

Fazhrul, M. D. (2023). Dinamika Konflik Sosial Di Era Kontemporer: Tantangan Bagi Rekonsiliasi. Literacy Notes, 1(2).

Firdaus, R., Syeira, K., & Wijaya, N. (2025). Transformasi Digital Sistem Informasi Kesehatan Menuju Layanan Kesehatan Yang Terkoneksi Dan Berpusat Pada Pasien. Economics and Digital Business Review, 6(2), 1045–1055.

Hasan, R. (2025). Agama Dalam Pandangan Antropolog: Perspektif Sosial-Budaya. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 9(1), 185–199.

Haya, F., Nisa, K., Ladipasa, R. F., & Suriani, A. (2025). Dampak Polusi Udara terhadap Kesehatan Manusia. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(2), 180–190.

Herlina, M. (2017). Sosiologi Kesehatan. Muara Karya.

Hidayat, A. A. (2022). Khazanah terapi komplementer-alternatif: telusur intervensi pengobatan pelengkap non-medis. Nuansa cendekia.

Holmes, R., Febriany, V., Yumna, A., & Syukri, M. (2015). Peran Perlindungan Sosial dalam Menangani Masalah Kerawanan Pangan dan Gizi-Kurang di Indonesia: Sebuah Pendekatan Gender. The SMERU Institute.

Indah, R. (2022). Bukan Jahit Sepatu!: Sebuah Penelitian Etnografi Tentang Interaksi Mahasiswa Kedokteran Dengan Pasien di Daerah Pascabencana. Syiah Kuala University Press.

Iskandar, J. (2017). Etnobiologi dan keragaman budaya di indonesia. Umbara, 1(1).

Kiaduy, N., & Umiyati, S. (2024). “Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerahdalam Penurunan Stunting Di Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)”(Studi Kasus: Puskesmas Kapan Di Kecamatan Mollo Utara). Jurnal Analisis Dan Manajemen Strategis, 5(4).

Lestari, C. R. (2022). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif, Asupan Zat Besi dan Zink dengan Perkembangan Motorik Halus pada Bayi Umur 6-12 Bulan. Doctoral dissertation, UNS (Sebelas Maret University.

Mariana, D., Wulandari, D., & Padila, P. (2018). Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas. Jurnal Keperawatan Silampari, 1(2), 108–122.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2020). Qualitative Data Analysis Fourth Edition. Amerika: SAGE Publications.

Muzakkir, H. (2018). Dukun dan Bidan Dalam Perspektif Sosiologi (Vol. 1). Sah Media.

Nasution, H., Putri, H., Ajs, A. B., Kurnianingsih, D. A., Rahma, N., & Hadianti, N. (2024). Peran Moderasi Beragama dalam Mendukung Program Pengurangan Stunting Melalui UMKM dan QRIS di Desa Medang, Kabupaten Batu Bara. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(3), 1109–1118.

Nenohaifeto, T. J., & Marni, M. (2024). Neno Boha: Local Wisdom of the Dawan Community tn Postpartum Mothers in Binaus Village. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(7), 1904-1912.

Olla, D. I., Romeo, P., & Limbu, R. (2022). Gambaran Budaya Neno Bo’ha Pada Ibu Melahirkan Di Desa Tobu Kecamatan Tobu Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 11(2), 137–154.

Pandika, R. (2022). Hukum pengangkatan anak. Sinar Grafika.

Parizod, S. A. T. N. A. (2025). Postnatal Care In Women And Its Importance. Journal of Modern Educational Achievements, 2, 78–81.

Pertiwiwati, E., Agianto, S. K., & Rusli, R. (2025). Kolaborasi Interprofesional: Membangun Budaya Keselamatan Pasien yang Kuat. Uwais Inspirasi Indonesia.

Pingge, Y. A. U., Mirasa, Y. A., & Winarti, E. (2023). Pemberian PMT Modifikasi Berbasis Kearifan Lokal pada Balita Stunting:: Studi Kasus di Kabupaten Timor Tengah Selatan NTT. Sci-Tech Journal, 2(2), 245–251.

Pristiyanti, D. C. (2025). Sikap Tenaga Kesehatan Psikologi Terhadap Melukat Sebagai Terapi Psikologis Berdasarkan Perspektif Budaya. Journal of Indonesian Scholars for Social Research, 5(1), 174–188.

Priyowidodo, G. (2020). Etnografi Komunikasi: Testimoni Empiris Spirit Keragaman pada Komunitas Akar Rumput-Rajawali Pers. PT. RajaGrafindo Persada-Rajawali Pers.

Purnamasari, K. D., & Ningrum, W. M. (2024). Perawatan pada bayi berspektif nilai budaya di Kampung Adat Kuta. Journal of Midwifery and Public Health, 4(2), 75–80.

Purwaningsih, A., & Rejeki, S. (2024). Edukasi Tanggap Primipara (Duta Primipara) Perawatan Masa Nifas dan Bayi Baru Lahir.

Puspasari, H. W., & Pawitaningtyas, I. (2020). Masalah Kesehatan Ibu Dan Anak Pada Pernikahan Usia Dini Di Beberapa Etnis Indonesia; Dampak Dan Pencegahannya. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 23(4), 275–283.

Putri, B. T. V. K. H., Selawati, E., Mukti, M. A. B., Nindya, P. S., & Hariyanto, Y. (2025). Akulturasi Dalam Perspektif Islam: Adaptasi Budaya Lokal Tanpa Kehilangan Nilai-Nilai Religiusitas. Jurnal Integrasi Pengetahuan Disiplin, 6(1).

Rahmawati, W. C., Fikri, A., Ningrum, F. Y., Rahmawati, R. A., Desandyansyah, S. K. N., Ilahi, V. A. R., & Gunawan, Y. N. (2024). Rangkaian Tradisi Neno Bo’ha Terhadap Kesehatan Ibu Melahirkan dan Bayi di Kabupaten Timor Tengah Selatan: Studi Literatur. In Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone.

Sabiq, M., Anwar, S. T., Arisnawawi, S. I., Muhajir, A., Aksyar, M., & Marta Suharsih, N. (2022). Telaah Kritis Atas Kenyataan Gender, Agama Dan Budaya Di Indonesia. CV. Azka Pustaka.

Salmona, M., & Kaczynski, D. (2024). Qualitative data analysis strategies In How to conduct qualitative research in finance. Edward Elgar Publishing.

Seran, A. A., Huru, M. M., Angraeningsih, N. L. M. D. P., & Al-Tadom, N. (2024). Tradisi Empat Puluh Hari Masa Nifas: Praktik Budaya Pasca melahirkan di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur. Optimal Midwife Journal, 46–58.

Simbolon, D., Soi, B., & Ludji, I. D. R. (2021). Peningkatan Kemampuan Kader Kesehatan dalam Deteksi Stunting pada Anak Usia 6-24 Bulan melalui Pelatihan Penggunaan Meteran Deteksi Risiko Stunting. Media Karya Kesehatan, 4(2).

Sugiyono. (2019). Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D. Alfabeta.

Sulaiman, E. S. (2021). Pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan: Teori dan implementasi. UGM PRESS.

Sulfiana, S., Manda, D., Mustafa, M., & Najamuddin, N. (2024). Analisis Terhadap Pengobatan Tradisional Majappi-Jappi Dalam Praktek Kesehatan Masyarakat Kabupaten Soppeng. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(1), 845–855.

Tauho, K. D., Tampubolon, R., & Oematan, M. M. (2023). Uterine Involution in Dawanesse Postpartum Mothers with Tatobi Practices. Nurse and Health: Jurnal Keperawatan, 12(2), 218–225.

Teli, M. (2018). Pedoman Asuhan Keperawatan Komunitas: individu, Keluarga, Komunitas di Puskesmas.

Thaddeus, S., & Maine, D. (1994). Too far to walk: maternal mortality in context. Social Science & Medicine, 38(8), 1091–1110.

Tualaka, Y., Kristinawati, W., & Wahyuningrum, E. (2025). Gambaran Resiliensi pada Ibu Nifas Primipara Suku Timor dalam Tradisi Neno Bo’ha. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 7(1).

Warren, C., Daly, P., Toure, L., & Mongi, P. (2006). Postnatal care. Opportunities for Africa’s Newborns, 79–90.

Winarningsih, R. A., Insani, W. N., Danefi, T., Sunarni, N., Litasari, R., Solihah, R., & Khodijah, U. P. (2024). Panduan Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas (Post Partum). TOHAR MEDIA.

Wotok, N. W., & Patimah, S. (2024). Budaya Neno Bo’ha Terhadap Kejadian Stunting Didesa Oekiu Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), 6432–6449.

Yuwono, I. D. (2018). Penerapan hukum Dalam kasus kekerasan Seksual terhadap Anak. MediaPressindo.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-30