Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan DBD Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembilahan Kota
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1437Kata Kunci:
Demam berdarah, Puskesmas, Tembilahan Kota, Upaya pencegahanAbstrak
Upaya pencegahan DBD merupakan salah satu cara untuk memutus rantai penularan DBD. Pada tahun 2021 (WHO) menyatakan 100-400 juta kasus infeksi DBD di seluruh dunia setiap tahunnya. Di Indonesia dari Januari hingga Desember 2022 CFR berada ditingkat 0,90%. Di Provinsi Riau peningkatan terjadi pada nilai 128% berdasarkan tahun sebelum nya. Indragiri Hilir terdapat 157 kasus dan 4 jumlah kematian akibat DBD sepanjang tahun 2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan terhadap upaya pencegahan DBD. Jenis penelitian adalah kuantitatif analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi di wilayah kerja Puskesmas Tembilahan Kota sebanyak 11.130 KK dan sampel sebesar 172 responden di kelurahan Tembilahan Kota dan Pekan Arba. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proposional Sampling dan Simple Random Sampling. Analisis penelitian yaitu analisis univariat untuk melihat proporsi data, analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistic ganda. Hasil penelitian menunjukan proposional yang tidak melaksanakan upaya pencengahan DBD sebesar 55,8% , variabel yang berhubungan adalah Pengetahuan (POR 4,259), Sikap (POR 4,377) dan Peran Tenaga Kesehatan (POR 11,290). Variabel dominan yaitu Peran Tenaga Kesehatan. Saran yaitu pelaksanaan 3M plus secara berkesinambungan dan pelaksanaan yang tepat sehingga terakumulatif sebagai Tindakan terus menerus.
Referensi
Bahjuri, P. (2018). Penguatan Pelayanan Kesehatan Dasar di Puskesmas. Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Jakarta Pusat.
Dewi, N. K. D. R., Satriani, N. L. A., & Pranata, G. K. A. W. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan demam berdarah dengue pada masyarakat di kabupaten buleleng. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(1), 67-73.
Diana, F. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Kesehatan, Kebidanan, Keperawatan 18(1), 214-229.
Dinas Kesehatan Provinsi Riau. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Riau 2021. Riau.
Erang., O. A. B., Probondari S. A. Y., Diani N. (2023). Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Mengenai Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal: Pengabdian Kepada Masyarakat. 3(1), 256-262.
Heryanto, E., & Meliyanti, F. (2021). Hubungan Pengetahuan, Pekerjaan, Dan Penyuluhan Dengan Tindakan Kepala Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Lentera Perawat, 2(1), 8-16.
Hikmawa, I., & Huda, S. (2021). Peran Nyamuk Sebagai Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Transovarial. Satria Publisher, Jawa Tengah, 25-36.
Jayawardhana, A., Permana, R. A., & Kogoya, Y. (2019). Hubungan Perilaku Keluarga Dengan Pencegahan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kelurahan Jambangan Kota Surabaya. NERSMID: Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 2(1), 55-65.
Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2020. Kemenkes RI, Jakarta.
Lapau, B. (2013). Prinsip dan Metodologi Epidemiologi. Badan Penerbit FKUI, Jakarta.
Mawaddah, F., Pramadita, S., & Triharja, A. (2022). Analisis Hubungan Kondisi Sanitasi Lingkungan Dan Perilaku Keluarga Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kota Pontianak. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 10(2), 215-228.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.
Panjaitan, Y. A., & Rajagukguk, M. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Upaya Pencegahan Damam Berdarah Dengue Pada Usia Dewasa Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Johor Tahun 2019. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan, 14(02), 153-164.
Prayoga, R. S., Pramana, I. B. G. A. Y., Pratidina, P. A. O., & Pratiwi, N. M. A. Y. (2024). Sosialisasi Tentang Pentingnya Kebersihan Lingkungan Untuk Mencegah Penyakit DBD Di Kelurahan Panjer. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 744-750.
Sejati, A., Sofiana L. (2020). Faktor – Faktor terjadinya DBD. Jurnal : Kemas. 10(2), 122-128
Siswanti N. (2025). Penerapan Budaya Hidup Sehat untuk Peningkatan Kualitas Kesehatan Anak Sekolah Dasar dalam Mengembangkan Kebiasan Makan dan Sehat Budaya Lokal dan Praktik Kebersihan Diri. Jurnal : Education. 7(2), 10578-10582
Tokan, P. K., Owa, K., & Ahmad, H. (2024). Gambaran Gambaran Faktor Predisposing, Enabling Dan Reinforcing Pencegahan Penyakit DBD di Kelurahan Mautapaga. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 24(2), 412-422.
Yuliandari, D., Arfan, I., Trisnawati, E., Alamsyah, D., & Rizky, A. (2022). Hubungan Pengetahuan, Sikap dengan Praktik Pencegahan DBD. Jurnal Kesehatan, 15(2), 132-136.











