Evaluasi Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Setelah Dilakukan Bekam

Penulis

  • Fitri Suciana Universitas Muhammadiyah Klaten
  • Adelia Wahyu Pratiwi Universitas Muhammadiyah Klaten

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1398

Kata Kunci:

Bekam, Hipertensi, Penurunan diastole, Penurunan systole

Abstrak

Bekam merupakan metode terapi yang dilakukan dengan menyedot kulit pada area tertentu untuk mengeluarkan racun dan zat beracun dari tubuh melalui sayatan tipis yang mengenai pembuluh kapiler di lapisan epidermis. Dalam Islam, bekam dikenal sebagai salah satu bentuk terapi kesehatan dan disebut juga sebagai Al-Hijamah, yang berasal dari kata Al-Haj yang berarti "menghisap." Salah satu manfaat bekam adalah membantu menurunkan tekanan darah dengan mengeluarkan plak yang menjadi pemicu hipertensi melalui darah yang dikeluarkan dari tubuh. Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak terapi bekam basah terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi menggunakan desain quasi-eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan metode Pre-Post Test with Control Group Design. Uji normalitas dilakukan menggunakan metode Shapiro-Wilk, sedangkan perbedaan antar variabel diuji menggunakan Independent T-Test dan Paired T-Test untuk melihat apakah terdapat perubahan setelah intervensi. Hasil Penelitian menunjukkan hasil uji normalitas semua data berdistribusi normal. Analisis menggunakan Paired T-Test menunjukkan adanya perubahan yang signifikan pada kedua kelompok setelah menjalani terapi bekam basah dan konsumsi obat secara rutin, dengan nilai P-value < 0,05. Sementara itu, hasil Independent T-Test juga menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dengan nilai P-value < 0,05. Kesimpulan adanya penurunan rata rata tekanan sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi setelah dilakukan bekam.

Referensi

Ainurrafiq, A., Risnah, R., & Ulfa Azhar, M. (2019). Terapi Non Farmakologi dalam Pengendalian Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi: Systematic Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 2(3), 192–199. https://doi.org/10.56338/mppki.v2i3.806

Al Bedah, A. M. N., Khalil, M. K. M., Posadzki, P., Sohaibani, I., Aboushanab, T. S., Alqaed, M., & Ali, G. I. M. (2016). Evaluation of Wet Cupping Therapy: Systematic Review of Randomized Clinical Trials. Journal of Alternative and Complementary Medicine, 22(10), 768–777. https://doi.org/10.1089/acm.2016.0193

Alsaigh, S. A. S., Alanazi, M. D., & Alkahtani, M. A. (2018). Lifestyle Modifications for Hypertension Management. The Egyptian Journal of Hospital Medicine, 70(12), 2152–2156. https://doi.org/10.12816/0045044

Apriza, Andriani, M., Carles, Trisnowati, T., & Shafie, Z. M. (2022). An Overview of Systematic Review on Cupping Therapy: Case Study of Hypertension. Journal of Pharmaceutical Negative Results, 13(4), 1190–1198. https://doi.org/10.47750/pnr.2022.13.04.168

Erwin Rachman, M., & Nur Rachman, A. (2020). Cupping Therapy for Temporary Reduction of Blood Pressure in Hypertension Patients. Green Medical Journal, 2(1), 13–17. https://doi.org/10.33096/gmj.v2i1.36

Fortuna, T. A., Karuniawati, H., Purnamasari, D., & Purlinda, D. E. (2023). Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Komplikasi pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Dr. Moewardi. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 20(1), 27–35.

Giena et al. (2018). Predictor of health-promoting behaviour among older adults with hypertension in Indonesia. International Journal of Nursing Sciences, 5(2), 201–205.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://doi.org/1 Desember 2013

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2022 Tentang Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Tempat Praktik Mandiri Dokter Dan Dokter Gigi, Klinik, Pusat Kesehatan Masyarakat, Rumah Sakit, Laboratorium Kesehatan, Dan Unit Transfu. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 879, 2004–2006.

Nuridah, N., & Yodang, Y. (2021). Pengaruh Terapi Bekam terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi: Studi Quasy Eksperimental. Jurnal Kesehatan Vokasional, 6(1), 53. https://doi.org/10.22146/jkesvo.62909

Okello, S., Muhihi, A., Mohamed, S. F., Ameh, S., Ochimana, C., Oluwasanu, A. O., Bolarinwa, O. A., Sewankambo, N., & Danaei, G. (2020). Hypertension prevalence, awareness, treatment, and control and predicted 10-year CVD risk: a cross-sectional study of seven communities in East and West Africa (SevenCEWA). BMC Public Health, 20(1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s12889-020-09829-5.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-03